HADIRKAN PROFESOR ASAL ALJAZAIR
STIU DARUL HIKMAH KAJI KEDUDUKAN ILMU TAFSIR DALAM SYARIAT ISLAM
Bekasi — Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Darul Hikmah kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui program Studium Generale atau Kuliah Umum pada Rabu, 30 September 2026 (18 Rabiul Akhir 1448 H). Mengusung tema “Urgensi dan Keutamaan Studi Ilmu Tafsir dalam Syari’at Islam” (Al-Muhadharah al-‘Ammah ‘an Ahammiyyah Dirasah ‘Ilm al-Tafsir wa Makanatihi fi al-Syari’ah al-Islamiyyah), acara ini sukses menarik antusiasme tinggi dari para civitas akademika.
Digelar secara hybrid (luring dan daring) di Aula STIU DH Lantai 2, kegiatan ini menghadirkan narasumber istimewa langsung dari Aljazair, yaitu Prof. Dr. Qonduz Muhammad Mahi al-Jaza’iriy. Beliau merupakan seorang Profesor Fikih Islam, Ushul Fikih, dan Tahqiq al-Turats di Departemen Ilmu Islam, Universitas Tlemcen, Aljazair. Dan dimoderatori oleh Dr. Hari Susanto, MA.
Kuliah umum ini mendapat sambutan hangat, terbukti dari total partisipasi peserta yang memadati ruangan secara langsung maupun melalui layar virtual. Peserta Luring (Offline): 64 orang hadir secara langsung di Aula STIU DH Lantai 2. Peserta Daring (Online): 142 orang mengikuti jalannya kuliah umum melalui platform virtual.
Dalam pemaparannya, Prof. Qonduz menjelaskan secara mendalam mengenai posisi strategis ilmu tafsir sebagai fondasi utama dalam memahami sumber hukum Islam. Pemaparan materi yang berbobot ini memberikan wawasan baru serta memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya mendalami khazanah keislaman secara komprehensif.
Acara yang terbuka secara gratis ini juga dimeriahkan dengan fasilitas menarik bagi peserta, mulai dari snack hingga sertifikat resmi keikutsertaan. Melalui kegiatan seperti ini, STIU Darul Hikmah terus berkomitmen untuk menghadirkan tradisi akademik yang unggul, memperluas jaringan global, serta mencetak generasi yang mendalam pemahaman keislamannya.










